Atasi Dampak Kabut Asap, Yarsi Pontianak dan Karang Taruna Kubu Raya Buka Posko Kesehatan Karhutla
VISIONESIA.COM - Unit usaha Yayasan Rumah Sakit Islam (Yarsi) Pontianak yang terdiri atas Rumah Sakit Yarsi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Yarsi, dan Akademi Farmasi (Akfar) Yarsi Pontianak bekerja sama dengan Karang Taruna Kabupaten Kubu Raya membentuk Satuan Tugas (Satgas) Dampak Kesehatan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Satgas tersebut dipusatkan di tenda pelayanan yang berada di depan Kantor Dinas Sosial Kabupaten Kubu Raya. Kehadiran posko ini ditujukan untuk memberikan layanan kesehatan, terutama kepada para petugas pemadam kebakaran dan relawan yang setiap hari berhadapan dengan api serta paparan asap akibat karhutla.
Pelayanan kesehatan mendapat sambutan dari para petugas di lapangan. Dalam satu hari, lebih dari 20 personel pemadam kebakaran tercatat mendatangi posko untuk mendapatkan pemeriksaan dan layanan kesehatan.
Ketua Pengurus Yarsi Pontianak, Drs. Suhadi, SW, M.Si., mengatakan pembentukan Satgas merupakan bentuk kepedulian Yarsi terhadap para petugas yang terus bekerja melakukan pemadaman di sejumlah titik karhutla di wilayah Kubu Raya dan sekitarnya.
“Satgas ini dibentuk untuk membantu memberikan pelayanan kesehatan kepada petugas pemadam kebakaran yang tanpa mengenal lelah melakukan pemadaman. Selain itu, pelayanan juga kami berikan kepada masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya.
Sebanyak 42 personel dilibatkan dalam operasional Satgas tersebut. Mereka terdiri dari dua dokter, tiga personel ambulans beserta pengemudi dari Rumah Sakit Yarsi, 21 perawat dari STIKes Yarsi, serta tenaga dari Akademi Farmasi Yarsi Pontianak.
Menurut Suhadi, pembentukan Satgas juga menjadi wujud empati dan kepedulian Yarsi terhadap bencana karhutla yang berdampak luas di Kalimantan Barat.
Kondisi tersebut semakin mengkhawatirkan akibat musim kemarau panjang dan minimnya curah hujan. Kondisi udara yang dipenuhi kabut asap turut meningkatkan risiko gangguan kesehatan bagi masyarakat.
Satgas Dampak Kesehatan Bencana Karhutla Yarsi Pontianak beroperasi setiap hari mulai pukul 16.00 hingga 22.00 WIB. Layanan tidak hanya diperuntukkan bagi petugas pemadam kebakaran, tetapi juga terbuka bagi masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan akibat dampak karhutla dan kabut asap.
Masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan dapat mendatangi Posko Satgas yang berada di depan Kantor Dinas Sosial Kabupaten Kubu Raya, Jalan A Yani II, di samping Masjid Al Fatwa.(dar)
