Minggu, 13 Sep 2026 NasionalInternasionalEkonomi & BisnisMegapolitanGaya Hidup
Beranda › Nasional
Nasional

Bima Arya Ingatkan Gen-Z: Penguasaan Sains Harus Beriringan dengan Fondasi Moral

✍️ Admin 🕒 13 Sep 2026 👁️ 0x dibaca
Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya Sugiarto dalam Opening Speech Musyawarah Kerja Nasional I Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Persatuan Islam (Persis) di Aula Gedung Merdeka, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, Sabtu (12/9/2026).
Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya Sugiarto dalam Opening Speech Musyawarah Kerja Nasional I Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Persatuan Islam (Persis) di Aula Gedung Merdeka, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, Sabtu (12/9/2026). Foto: Humas Kementerian Dalam Negeri

VISIONESIA.COM - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan pentingnya penguatan adab, karakter, dan keimanan bagi Generasi Z (Gen-Z) di tengah pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Hal tersebut disampaikan Bima saat memberikan pidato pembuka pada Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) I Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Persatuan Islam (Persis) di Aula Gedung Merdeka, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (12/9/2026).

Menurut Bima, kecerdasan intelektual dan penguasaan sains harus berjalan beriringan dengan fondasi moral agar generasi muda mampu tumbuh menjadi pemimpin yang bijaksana dan berintegritas.

“Yang perlu dititipkan kepada Gen-Z hari ini, kepada calon pemimpin masa depan adalah dua hal: pertama kompetensi atau sains, dan kedua adalah karakter serta wisdom. Tentu kita semua sepakat bahwa karakter di atas semua, adab di atas ilmu,” ujar Bima.

Ia mengingatkan, penguasaan teknologi tanpa kedalaman spiritual dan moral berisiko membuat seseorang kehilangan arah dalam memimpin.

Memaksimalkan Peluang Bonus Demografi

Dalam kesempatan tersebut, Bima juga menyoroti tantangan besar Indonesia untuk bertransformasi dari negara berpendapatan menengah menjadi negara berpendapatan tinggi.

Merujuk data Bank Dunia, sejak 1990-an hanya 34 dari 142 negara berpendapatan menengah yang berhasil keluar dari jebakan pendapatan menengah (middle-income trap). Sementara itu, data SUPAS 2025 mencatat bahwa kombinasi Gen-Z dan milenial menyumbang hampir 50 persen dari total populasi Indonesia.

Bima menilai, tingginya populasi generasi muda ini merupakan peluang emas sekaligus tantangan yang harus dikelola dengan tepat sebelum masa bonus demografi berakhir.

Jaga Lingkungan dan Orbit Kepemimpinan

Guna menjawab tantangan tersebut, Bima mendorong para kader Pemuda Persis untuk menerjemahkan nilai-nilai dakwah ke dalam kontribusi nyata masyarakat, termasuk dalam memperkuat kualitas pelayanan publik dan pemerintahan.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga lingkungan pergaulan, karena iklim sosial di sekitar calon pemimpin sangat menentukan arah pembentukan karakter mereka.

“Stay in orbit. Bercita-cita menjadi pemimpin besar, tetap stay di orbit para pemimpin, jangan keluar dari orbit ini karena di situlah Anda akan dibesarkan oleh sesama pemimpin,” tegasnya.

Kegiatan Mukernas I PP Pemuda Persis ini turut dihadiri oleh Ketua Umum PP Persis Jeje Zaenudin, Ketua Dewan Hisbah PP Persis Zae Nandang, serta Ketua Umum PP Pemuda Persis Hilman Rasyid.(dar)

A
AdminEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update