Minggu, 23 Agt 2026 NasionalInternasionalEkonomi & BisnisMegapolitanGaya Hidup
Beranda › Daerah
Daerah

BNPB: Korban Meninggal Akibat Gempa M 7,7 di NTT Meningkat Jadi 87 Orang

✍️ Admin 🕒 23 Aug 2026 👁️ 1x dibaca
Kondisi rumah warga di Desa Ladolaka, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur rusak berat pasca-gempa berkekuatan 7,7 mengguncang wilayah NTT pekan lalu.
Kondisi rumah warga di Desa Ladolaka, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur rusak berat pasca-gempa berkekuatan 7,7 mengguncang wilayah NTT pekan lalu. Foto: Dok BNPB

VISIONESIA.COM - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbarui jumlah korban meninggal dunia akibat gempa magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi 87 orang. Data itu tercatat hingga Sabtu (22/8/2026) sore.

"Pada hari ini secara kumulatif jumlah yang meninggal ada 87 jiwa," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton S.P. Panjaitan secara daring melalui kanal YouTube BNPB Indonesia, Jakarta, Sabtu (22/8/2026).

Puluhan korban meninggal dunia itu tersebar di beberapa wilayah. Kabupaten Manggarai mencatatkan jumlah korban meninggal tertinggi yakni sebanyak 31 orang, disusul Manggarai Timur dengan 30 orang, Nagekeo 13 orang, dan Sikka sembilan orang. 

Selain itu, korban jiwa juga dilaporkan di Ngada sebanyak empat orang, Ende dua orang, serta Manggarai Barat sebanyak satu orang.

Pemerintah menyampaikan dukacita mendalam atas bertambahnya korban jiwa, serta rasa prihatin bagi para korban luka-luka pasca-gempa dahsyat tersebut.

"Yang se-tulus-tulusnya dari hati kami yang terdalam, masih tetap ada bertambah jiwa yang meninggal dari pemberitaan kemarin yang kami laksanakan," ucap Berton.

Sementara itu, total korban luka akibat gempa NTT mencapai 1.298 orang, yang terdiri atas 336 korban luka berat. "Kabupaten Manggarai Timur dengan total 643 jiwa ini merupakan luka yang terbanyak, kemudian diikuti Kabupaten Manggarai sebanyak 285 jiwa," imbuhnya.

Pemerintah pusat dan daerah mengerahkan ribuan personel gabungan, alat berat, serta puluhan ton logistik untuk mempercepat evakuasi korban, membuka akses jalan Trans Flores yang sempat tertutup, dan mendirikan fasilitas kesehatan darurat pascagempa bumi 7,7 magnitudo melanda wilayah NTT pada, Sabtu (15/8/2026).(dar)

A
AdminEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update