Rabu, 26 Agt 2026 NasionalInternasionalEkonomi & BisnisMegapolitanGaya Hidup
Beranda › Nasional
Nasional

Dari Aceh hingga NTT: Prabowo Tegaskan Kecepatan Negara Hadir Saat Bencana

✍️ Admin 🕒 26 Aug 2026 👁️ 1x dibaca
Presiden Prabowo Subianto menegaskan upaya pemerintah kerahkan langkah terpadu dalam menghadapi bencana serta kondisi iklim ekstrem saat menghadiri peluncuran Program PLTS 100 GWp di PLTS Site Gilimanuk, Bali, Selasa (25/8/2026).
Presiden Prabowo Subianto menegaskan upaya pemerintah kerahkan langkah terpadu dalam menghadapi bencana serta kondisi iklim ekstrem saat menghadiri peluncuran Program PLTS 100 GWp di PLTS Site Gilimanuk, Bali, Selasa (25/8/2026). Foto: BPMI Setpres

VISIONESIA.COM - Pemerintah memilih bergerak cepat dan bersama-sama menghadapi ancaman bencana serta cuaca ekstrem yang terjadi di berbagai daerah. Presiden Prabowo Subianto mengatakan koordinasi lintas lembaga menjadi kunci dalam merespons kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah Indonesia.

Prabowo mengungkapkan, efektivitas penanganan di lapangan tidak terlepas dari keterlibatan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah hingga aparat keamanan dan lembaga terkait. Ia menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Peluncuran Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) di PLTS Site Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa (25/8/2026).

“Kita bersyukur, saya sudah keliling ke beberapa tempat, saya cek sendiri. Syukur Alhamdulillah semua unsur, pemerintah daerah, Kementerian-Kementerian/Lembaga, TNI/Polri, BNPB, lingkungan hidup, Kementerian Kehutanan, semua bekerja secara efektif,” kata Prabowo dalam sambutannya.

Besarnya tantangan karhutla membuat pemerintah tidak hanya mengandalkan satu metode penanganan. Berbagai peralatan dan personel dikerahkan secara simultan untuk mempercepat pemadaman sekaligus mengendalikan titik-titik api yang masih muncul di sejumlah daerah.

“Karena kita telah kerahkan kekuatan yang sangat besar, kita telah menunjukkan negara kita kuat, kita sekarang mengerahkan puluhan helikopter, belasan pesawat, berbagai teknik, ratusan bor air, ratusan pompa air, ribuan personel,” jelas Prabowo.

Dengan operasi berskala besar tersebut, pemerintah kini melihat perkembangan positif di sejumlah lokasi. Prabowo pun menyampaikan keyakinannya bahwa kondisi karhutla dapat segera dikendalikan, bahkan seluruh penanganannya ditargetkan rampung dalam waktu relatif singkat.

“Sekarang saya kira sudah mulai teratasi, termitigasi, di beberapa tempat saya kira saya berharap dalam 1-2 minggu ini bisa selesai semua,” tutur mantan Menteri Pertahanan itu.

Prabowo juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berada di garis depan penanganan bencana. Menurutnya, kemampuan negara dalam merespons situasi darurat terlihat dari kecepatan dan besarnya kekuatan yang digerakkan, termasuk ketika menghadapi bencana di Aceh dan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur.

“Ini saya sampaikan pada kesempatan ini, karena kita walaupun kita menghadapi cobaan, walaupun kita menghadapi rintangan, hambatan, kita kuat, kita mampu, kita buktikan terus, bencana di Aceh kita selesaikan dalam waktu yang tidak mungkin diperkirakan oleh banyak pihak. Di NTT reaksi kita sangat cepat, sangat masif, di mana-mana negara kita hadir,” tambahnya.(dar)

A
AdminEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update