Senin, 10 Agt 2026 NasionalInternasionalEkonomi & BisnisMegapolitanGaya Hidup
Beranda › Daerah
Daerah

Karhutla Bromo Mulai Mereda, Api Kini Tersisa di B30 dan Lembah Dingklik

✍️ Admin 🕒 10 Aug 2026 👁️ 3x dibaca
Tim gabungan terus melakukan pemadaman siang dan malam guna memadamkan kebakaran di Gunung Bromo, Jawa Timur pada Sabtu (8/8/2026).
Tim gabungan terus melakukan pemadaman siang dan malam guna memadamkan kebakaran di Gunung Bromo, Jawa Timur pada Sabtu (8/8/2026). Foto: BPBD Provinsi Jawa Timur

VISIONESIA.COM - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Gunung Bromo, Provinsi Jawa Timur mulai berkurang pada Senin (10/8/2026). 

"Untuk Bromo tinggal dua lokasi yang terbakar di B30 dan Lembah Dingklik," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari kepada INDOPOSCO melalui gawai, Jakarta, Senin (10/8/2026).

Puncak B30 atau sering disebut P30 adalah salah satu titik tertinggi di kawasan kaldera purba Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dengan ketinggian mencapai 3.000 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Sementara itu, luas lahan di Gunung Bromo yang terdampak belum bisa disampaikan karena merupakan kewenangan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). "Total area terbakar masih dihitung KLH," ujar Aam disapanya.

Tim gabungan terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur, BPBD Kabupaten Probolinggo, BPBD Kabupaten Malang, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS), Polisi Kehutanan (Polhut), serta unsur relawan masih berjibaku melakukan pemadaman terkait karhutla melanda kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur sejak Senin (3/8/2026), dengan penanganan melalui operasi pemadaman udara.

Pihak BNPB telah mengerahkan satu unit helikopter water bombing untuk membantu pemadaman karhutla yang melanda kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur.

“Gunung Bromo, sudah diturunkan satu heli water bombing dari BNPB dan satu dari provinsi. Pemadaman terus dilakukan,” ucap Aam terpisah saat dikonfirmasi melalui gawai, Jakarta, Sabtu (8/8/2026).

Ia menjelaskan, pengerahan helikopter water bombing itu bertujuan untuk membantu pemadaman titik-titik api yang berada di kawasan lereng dengan medan terjal dan sulit dijangkau tim darat.

“Operasi pemadaman melalui jalur udara menjadi salah satu solusi yang diharapkan, dapat menekan perluasan kebakaran serta mempercepat penanganan di kawasan terdampak,” tutur Aam.

Kebakaran hutan dan lahan melanda kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, sejak Senin (3/8/2026) pukul 17.00 WIB. Semula, luas lahan terbakar mencapai kurang lebih 60 hektare di wilayah Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Malang hingga Rabu (5/8/2026) kemarin. Kini, kemungkinan luas lahan terbakar semakin meluas.(dar)

A
AdminEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update