Buka Merdeka Run 2026, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Tuntaskan Lari 8 Km dalam 34 Menit
VISIONESIA.COM - John Herdman tak hanya sibuk memikirkan strategi di lapangan hijau. Pelatih Timnas Indonesia itu menunjukkan sisi kompetitifnya lewat lintasan lari Merdeka Run 2026 di kawasan Istana Merdeka, Jakarta, pada akhir pekan kemarin.
Herdman menuntaskan lomba sejauh 8 km dalam waktu 34 menit. Bagi pelatih asal Inggris tersebut, berlari bukan sekadar aktivitas olahraga, melainkan sudah menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari. Lebih dari sekadar perlombaan, Herdman melihat Merdeka Run sebagai gambaran kuat tentang semangat kebersamaan masyarakat Indonesia.
“Acara lari ini benar-benar menjadi simbol besar dari negara ini. Kita melihat masyarakat tidak hanya merayakan kemerdekaan, tetapi juga merayakan kebersamaan dan pentingnya menjaga kebugaran,” ujar Herdman usai menyelesaikan lari di event Merdeka Run 2026, dikutip dari laman resmi Kemenpora, Senin (31/8/2026).
Ia juga mengapresiasi pemerintah yang terus membuka ruang bagi kegiatan komunitas positif. Menurutnya, atmosfer olahraga di Indonesia memiliki karakter tersendiri karena mampu mempertemukan ribuan orang dari berbagai latar belakang setiap akhir pekan.
“Saya beruntung setiap akhir pekan bisa berlari bersama ribuan orang. Ini sesuatu yang sangat spesial dan unik di Indonesia. Saya bersyukur bisa menjadi bagian dari kegiatan ini,” jelasnya.
Kehadiran gelandang Timnas Indonesia, Ivar Jenner, turut membuat suasana semakin menarik. Herdman bahkan membuka peluang untuk membawa persaingan sehat itu ke lintasan dengan menantang para pemain Skuad Garuda berlari bersamanya pada kesempatan berikutnya.
“Di usia saya yang memasuki 51 tahun, saya berlari untuk bersenang-senang, tetapi jiwa kompetitif itu tetap ada. Tentu akan menyenangkan jika bisa berlomba lari bersama para pemain timnas dan melihat siapa yang mencapai garis finis lebih dulu," tutur Herdman sembari tersenyum.
Enam bulan menetap di Indonesia membuat Herdman semakin mengenal kehidupan dan budaya masyarakat setempat. Ia mengaku terkesan dengan keramahan yang diterimanya dan melihat masa depan Indonesia dengan penuh optimisme, termasuk untuk sepak bolanya.
“Negara ini telah bekerja keras untuk mencapai posisinya saat ini, dan saya merasa ini baru permulaan. Masih banyak hal besar yang akan datang untuk Indonesia, begitu pula dengan sepak bolanya,” tambah mantan pelatih Timnas Kanada itu.(dar)
