Selasa, 03 Nov 2026 NasionalInternasionalEkonomi & BisnisMegapolitanGaya Hidup
Beranda › Ekonomi & Bisnis
Ekonomi & Bisnis

Dorong Ekonomi Kreatif, WeTV Perkuat Investasi Konten Lokal di Indonesia

✍️ Admin 🕒 03 Nov 2026 👁️ 1x dibaca
Tencent dan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif RI menandatangani Nota Kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dalam ajang World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 di Jakarta, 21 Oktober 2026.
Tencent dan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif RI menandatangani Nota Kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dalam ajang World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 di Jakarta, 21 Oktober 2026. Foto: Dokumen WeTV Indonesia

VISIONESIA.COM - Industri ekonomi kreatif Indonesia terus membuka peluang pertumbuhan melalui investasi konten lokal. Pengembangan serial digital tidak hanya memperkuat industri hiburan, tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan mendorong perputaran ekonomi di berbagai sektor pendukung.

Tencent dan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif RI menandatangani Nota Kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dalam ajang World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 di Jakarta, 21 Oktober 2026. Kerja sama ini menjadi langkah bersama untuk mendukung pengembangan industri kreatif dan digital nasional.

Sejalan dengan kolaborasi tersebut, WeTV Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus berinvestasi dalam produksi konten lokal, mengembangkan kekayaan intelektual atau intellectual property (IP), serta memperkuat kapasitas talenta dan pelaku industri kreatif Tanah Air.

Selama enam tahun beroperasi di Indonesia, WeTV telah memproduksi lebih dari 57 serial Original lokal dengan melibatkan lebih dari 10 ribu kru dan talenta kreatif. Aktivitas produksi tersebut turut membuka peluang kerja bagi berbagai profesi, mulai dari penulis, sutradara, aktor, kru produksi hingga pekerja pascaproduksi.

Dampak ekonomi produksi serial juga menjangkau sektor-sektor pendukung, seperti penyewaan lokasi, transportasi, akomodasi, katering, tata busana, hingga berbagai layanan kreatif lainnya. Rantai kegiatan tersebut menciptakan efek berganda (multiplier effect) yang mendorong perputaran ekonomi sekaligus memperkuat ekosistem industri kreatif nasional.

Country Head WeTV Indonesia Febriamy Hutapea mengatakan, investasi konten lokal tidak semata-mata ditujukan untuk menghadirkan hiburan berkualitas, tetapi juga membangun industri yang berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi lebih luas.

“Bagi WeTV, investasi dalam konten lokal bukan hanya tentang menghadirkan tayangan berkualitas, tetapi juga tentang membangun industri yang berkelanjutan. Setiap produksi melibatkan begitu banyak talenta, pekerja kreatif, dan sektor pendukung yang turut merasakan dampak ekonominya,” ujar Febriamy, dikutip Senin (2/11/2026).

Selain mendorong aktivitas produksi, WeTV juga berupaya mengembangkan IP lokal yang berpotensi menjangkau audiens lebih luas, termasuk pasar internasional. Melalui kolaborasi dengan rumah produksi dan kreator Indonesia, platform tersebut mengembangkan cerita yang relevan dengan masyarakat sekaligus memperkuat daya saing konten nasional di industri hiburan digital.

Dari sisi distribusi, WeTV memperluas akses masyarakat terhadap hiburan digital melalui lebih dari 50 kanal distribusi yang dibangun bersama mitra telekomunikasi, penyedia layanan internet, e-commerce, dan layanan pembayaran. Jaringan kemitraan ini membantu memperluas jangkauan konten lokal, termasuk kepada penonton di luar kota-kota besar.

Melalui platform WeTV dan jaringan Tencent, karya kreatif Indonesia juga memiliki peluang untuk diperkenalkan kepada audiens global. Perluasan distribusi ini diharapkan dapat membuka potensi pasar baru bagi IP lokal sekaligus meningkatkan eksposur talenta Indonesia di industri hiburan internasional.

“Enam tahun pertama menjadi fondasi penting bagi perjalanan WeTV di Indonesia. Ke depan, kami ingin terus menghadirkan cerita lokal yang kuat, membuka lebih banyak peluang bagi talenta kreatif, dan mendorong IP Indonesia untuk menjangkau pasar global,” jelas Febriamy.

Ke depan, WeTV menyatakan akan melanjutkan kolaborasi dengan pemerintah, rumah produksi, kreator, dan pelaku industri lainnya untuk mendukung pertumbuhan ekosistem ekonomi kreatif Indonesia yang kompetitif dan berkelanjutan.

Investasi konten lokal diharapkan tidak hanya memperkaya pilihan hiburan masyarakat, tetapi juga memperluas kesempatan kerja, meningkatkan kapasitas industri kreatif, serta membawa karya Indonesia semakin dikenal di pasar domestik dan internasional.(dar)

A
AdminEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update