Pertamina Dukung Putaran Final MRS 2026 di Mandalika, Dorong Lahirnya Talenta Pebalap Muda Indonesia
VISIONESIA.COM - Sirkuit Pertamina Mandalika International Circuit, di Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat, kembali menjadi pusat perhatian dunia balap motor nasional. Putaran final Pertamina Mandalika Racing Series (MRS) 2026 resmi bergulir, menjadi ajang pembuktian kemampuan para pebalap Indonesia sekaligus penutup perjalanan kompetisi sepanjang musim ini.
Lebih dari sekadar perebutan podium, MRS menjadi panggung pembinaan untuk mengasah kemampuan teknis, mental bertanding, dan daya saing pembalap nasional. Konsistensi penyelenggaraan hingga memasuki putaran keempat mempertegas peran ajang ini dalam membangun fondasi motorsport Indonesia.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengatakan dukungan Pertamina terhadap MRS merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong lahirnya talenta-talenta muda otomotif Indonesia.
“Pertamina melihat Mandalika Racing Series sebagai ruang pembinaan yang penting bagi pebalap muda Indonesia. Melalui kompetisi yang berkelanjutan, para pembalap memiliki kesempatan untuk terus mengasah kemampuan, mengevaluasi hasil, dan meningkatkan performa dari satu seri ke seri berikutnya,” ujar Baron dalam keterangannya, Jumat (6/11/2026).
Baron menilai, peningkatan kualitas pebalap tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan individu dan fasilitas pendukung. Jam terbang melalui kompetisi rutin dengan standar internasional juga menjadi faktor penting dalam mempersiapkan pebalap menghadapi persaingan yang lebih tinggi.
MRS menerapkan regulasi yang mengacu pada standar Ikatan Motor Indonesia (IMI) dan Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM). Penerapan standar tersebut sekaligus membentuk karakter pebalap agar terbiasa dengan disiplin, sportivitas, dan aspek keselamatan selama berlaga.
“Pengalaman bertanding menjadi bagian penting dari proses pembinaan. Kami berharap ajang ini dapat terus melahirkan pebalap-pebalap Indonesia yang semakin kompetitif dan mampu bersaing di tingkat internasional,” jelas Baron.
Tak hanya di sisi pembinaan atlet, Pertamina juga menghadirkan dukungan melalui produk energi. Seluruh tim peserta MRS menggunakan Pertamax Turbo sebagai bahan bakar untuk menunjang performa kendaraan selama kompetisi berlangsung.
Penggunaan bahan bakar tersebut sekaligus menjadi ajang pembuktian kualitas produk Pertamina dalam kondisi balap berperforma tinggi, ketika mesin membutuhkan pembakaran optimal serta respons yang konsisten.
“Melalui Pertamina Mandalika Racing Series, Pertamina tidak hanya mendukung pembinaan pebalap nasional, tetapi juga menunjukkan kualitas produk energi dalam mendukung performa kendaraan di lintasan balap. Ini menjadi bagian dari kontribusi Pertamina dalam membangun ekosistem motorsport Indonesia yang semakin maju,” tambahnya.
Putaran final MRS 2026 pun menjadi kesempatan terakhir bagi para pebalap untuk memperlihatkan hasil latihan, evaluasi, dan pengalaman yang dikumpulkan sepanjang musim. Momentum ini sekaligus menegaskan pentingnya kompetisi berkelanjutan dalam mencetak pembalap nasional yang siap menghadapi tantangan di level internasional.
Pertamina berharap MRS terus berkembang sebagai salah satu pilar penguatan motorsport Indonesia, sekaligus membuka lebih banyak ruang bagi munculnya talenta baru dan kemajuan olahraga otomotif nasional.(dar)
