Presiden Prabowo Kirim 4.925 Paket Sembako via Hercules ke NTT, Targetkan 50 Ribu Paket
VISIONESIA.COM - Bantuan dari Presiden RI Prabowo Subianto mulai mengalir ke wilayah terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebanyak 1.725 paket sembako tiba di Maumere, Kabupaten Sikka, Minggu (16/8/2026), untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak gempa.
Bantuan tersebut diangkut menggunakan pesawat Hercules dan menjadi bagian dari langkah percepatan pemerintah dalam menjamin ketersediaan kebutuhan pokok bagi warga di daerah terdampak.
“Dari total bantuan yang tiba di Maumere, sebanyak 1.000 paket akan didistribusikan ke Kabupaten Sikka, sedangkan 725 paket lainnya dialokasikan untuk masyarakat di Kabupaten Ende,” ujar Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pertontonkan SP Panjaitan dalam keterangan, Minggu (16/8/2026).
Menurutnya, pengiriman bantuan melalui jalur udara dipilih untuk mempercepat distribusi logistik di tengah situasi darurat. Langkah ini diharapkan mampu memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat segera terpenuhi.
Ia menyebut, tidak hanya di Maumere, bantuan juga dikirim ke Labuan Bajo pada waktu yang sama. Sebanyak 3.200 paket sembako disiapkan untuk warga di Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, dan Nagekeo.
“Total bantuan yang dikirim menggunakan pesawat Hercules A-1343 dan A-1318 pada 15 Agustus 2026 mencapai 4.925 paket,” bebernya.
Ia menyebutkan, pengiriman tersebut merupakan bagian dari target distribusi 50.000 paket sembako bagi masyarakat terdampak bencana di NTT. Artinya, masih ada 45.075 paket yang akan didistribusikan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan di masing-masing daerah serta perkembangan penanganan di lapangan.
“Kami bersama pemerintah daerah dan berbagai unsur terkait terus berkoordinasi untuk memastikan bantuan dapat diterima masyarakat secepat mungkin,” katanya.
Ia menambahkan, selain fokus pada pemenuhan kebutuhan pangan, pemerintah juga melakukan asesmen di setiap wilayah terdampak agar distribusi bantuan benar-benar tepat sasaran.
“Pemenuhan kebutuhan dasar menjadi salah satu prioritas utama dalam fase awal penanganan darurat,” ucapnya.(dar)
