Selasa, 03 Nov 2026 NasionalInternasionalEkonomi & BisnisMegapolitanGaya Hidup
Beranda › Daerah
Daerah

Sinergi Bea Cukai Sumbagbar dan Polda Lampung Gagalkan Peredaran 1,79 Juta Rokok Ilegal

✍️ Admin 🕒 10 Oct 2026 👁️ 5x dibaca
Sinergi Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Sumatera Bagian Barat (Sumbagbar), Bea Cukai Bandar Lampung turut dalam konferensi pers pengungkapan kasus peredaran 1,79 juta rokok ilegal senilai Rp2,67 miliar bersama Polda Lampung, Lampung pada Kamis (8/10/2026).
Sinergi Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Sumatera Bagian Barat (Sumbagbar), Bea Cukai Bandar Lampung turut dalam konferensi pers pengungkapan kasus peredaran 1,79 juta rokok ilegal senilai Rp2,67 miliar bersama Polda Lampung, Lampung pada Kamis (8/10/2026). Foto: Dokumen Bea Cukai

VISIONESIA.COM - Sinergi Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Sumatera Bagian Barat (Sumbagbar) dan Bea Cukai Bandar Lampung turut dalam konferensi pers pengungkapan kasus peredaran 1,79 juta rokok ilegal senilai Rp2,67 miliar bersama Polda Lampung. Konferensi pers ini digelar di Polda Lampung pada Kamis, 8 Oktober 2026.

Kepala Kanwil Bea Cukai Sumbagbar, Bier Budy Kismulyanto menjelaskan, total barang penindakan mencapai 1.796.400 batang rokok ilegal dengan perkiraan nilai barang mencapai Rp2,67 miliar serta potensi kerugian negara sebesar Rp1,37 miliar. “Ini adalah hasil penindakan di wilayah Lampung yang merupakan hasil sinergi Bea Cukai dengan Polda Lampung.”

Bier juga menegaskan, keberhasilan pengungkapan ini merupakan wujud nyata komitmen Bea Cukai dan Polri dalam melindungi masyarakat dari peredaran barang kena cukai ilegal, menciptakan iklim usaha yang sehat, serta mengamankan penerimaan negara.

“Sinergi antarlembaga akan terus diperkuat guna mendukung penegakan hukum yang efektif dan memberikan efek jera terhadap pelaku pelanggaran di bidang cukai,” pungkasnya.(dar)

A
AdminEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update