Update Kurs Rupiah Minggu, 2 Agustus 2026 — Dolar AS Sentuh Rp18.040
Pada Minggu, 2 Agustus 2026, kurs Dolar AS terhadap Rupiah mencapai Rp18.040. Euro tercatat Rp20.767, dan Poundsterling Inggris memimpin dengan Rp24.270. Simak rincian kurs mata uang utama lainnya.
Minggu, 2 Agustus 2026, pasar keuangan domestik mencermati pergerakan nilai tukar rupiah terhadap berbagai mata uang utama dunia. Data terbaru menunjukkan posisi rupiah yang stabil namun dengan fluktuasi yang perlu diperhatikan oleh pelaku pasar dan masyarakat umum.
Dolar Amerika Serikat (USD) tercatat berada di level Rp18.040. Angka ini menjadi sorotan utama mengingat dominasi Dolar AS dalam transaksi perdagangan dan investasi global.
Pergerakan Kurs Rupiah Terhadap Mata Uang Utama
Berikut adalah rangkuman kurs mata uang asing terhadap Rupiah (IDR) pada Minggu, 2 Agustus 2026:
| Mata Uang | Kurs (IDR) |
|---|---|
| USD (Dolar AS) | 18.040 |
| SGD (Dolar Singapura) | 14.061 |
| EUR (Euro) | 20.767 |
| GBP (Poundsterling) | 24.270 |
| JPY (Yen Jepang) | 113,79 |
| MYR (Ringgit Malaysia) | 4.415 |
| AUD (Dolar Australia) | 12.669 |
| CNY (Yuan Tiongkok) | 2.667 |
| SAR (Riyal Arab Saudi) | 4.811 |
Dolar AS dan Mata Uang Asia
Selain Dolar AS yang bertengger di Rp18.040, beberapa mata uang Asia juga menunjukkan pergerakan signifikan. Dolar Singapura (SGD) berada pada level Rp14.061, sementara Ringgit Malaysia (MYR) tercatat Rp4.415.
Yuan Tiongkok (CNY) diperdagangkan di angka Rp2.667, yang menunjukkan stabilitas relatif di tengah dinamika ekonomi regional. Yen Jepang (JPY) memiliki nilai tukar Rp113,79 per Yen, menandakan apresiasi dibandingkan beberapa mata uang lainnya.
Mata Uang Eropa dan Lainnya
Di kawasan Eropa, Euro (EUR) menempati posisi Rp20.767 terhadap rupiah. Sementara itu, Poundsterling Inggris (GBP) memimpin dengan nilai tukar tertinggi di daftar ini, mencapai Rp24.270.
Dolar Australia (AUD) juga menunjukkan angka yang patut dicermati, yakni Rp12.669. Untuk mata uang Timur Tengah, Riyal Arab Saudi (SAR) diperdagangkan pada Rp4.811.
Implikasi Bagi Perekonomian Nasional
Pergerakan kurs ini tentu memiliki dampak pada berbagai sektor perekonomian Indonesia. Eksportir dan importir akan merasakan langsung perubahan nilai tukar ini dalam perhitungan biaya dan pendapatan mereka.
Masyarakat yang berencana melakukan perjalanan atau transaksi internasional juga perlu memperhatikan angka-angka ini. Pemantauan kurs secara berkala menjadi kunci untuk membuat keputusan finansial yang tepat.

