Sabtu, 07 Nov 2026 NasionalInternasionalEkonomi & BisnisMegapolitanGaya Hidup
Beranda › Nasional
Nasional

Usut Bentrokan di Pidie, Pemerintah Gandeng Komnas HAM Ungkap Fakta Penembakan

✍️ Admin 🕒 07 Nov 2026 👁️ 3x dibaca
Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra.
Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra. Foto: Dokumen Kemenko Kumham Imipas

VISIONESIA.COM - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra mengatakan pemerintah akan terus mengawal proses investigasi kasus penembakan dan bentrokan di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, dengan melibatkan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).

Kita harus mengungkap fakta yang sebenarnya terjadi. Komnas HAM juga akan menjalankan tugas pemantauan dan penyelidikan sesuai kewenangannya,” kata Yusril dalam keterangannya diterima di Jakarta, Sabtu (7/11/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Yusril menekankan pentingnya koordinasi antarlembaga serta keterlibatan pihak terkait guna memastikan setiap proses penanganan berjalan secara objektif, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya salah seorang warga dalam peristiwa tersebut serta mendoakan agar para korban luka segera pulih.

“Pemerintah menyampaikan duka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya warga dalam peristiwa 4 November lalu,” ucap Yusril.

Ia menambahkan bahwa komunikasi dengan Ketua Komnas HAM telah dilakukan dan koordinasi akan dilanjutkan bersama perwakilan Komnas HAM di Aceh, Kepolisian Daerah (Polda) Aceh, serta Komando Daerah Militer (Kodam) Aceh. Saat ini, pemerintah mendorong proses penyelidikan berjalan sesuai mekanisme dan kewenangan masing-masing lembaga.

Seorang warga di Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, Aceh, meninggal dunia diduga akibat terkena tembakan saat aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI) membubarkan massa yang mengibarkan Bendera Bulan Bintang dalam perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Pulo Keunari, Rabu (4/11/2026)

Peristiwa tersebut bermula dari penertiban atau penurunan Bendera Bulan Bintang oleh aparat TNI dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) saat acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Meunasah Desa Pulo Keunari, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie.(dar)

A
AdminEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update