Aliansi Masyarakat Pati Bersatu Gedor DPR Tuntut RUU Perampasan Aset, 4.200+ Aparat Dikerahkan
VISIONESIA.COM - Kepolisian Daerah (Polda) mengerahkan 4.274 personel aparat gabungan untuk mengawal demonstrasi dari sejumlah elemen masyarakat di depan Gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026).
Dalam pelaksanaan tugas, seluruh personel diarahkan untuk mengedepankan komunikasi, dialog, serta pendekatan persuasif dan humanis.
“Polisi hadir untuk menjaga ruang demokrasi serta memastikan aspirasi dapat disampaikan secara aman, damai, tertib, dan bertanggung jawab,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto di Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Personel lainnya ditempatkan di sejumlah lokasi guna mendukung pengamanan dan pengaturan lalu lintas sesuai kebutuhan, mengingat demo dijadwalkan berlangsung di sejumlah lokasi, antara lain Gedung DPR/MPR, silang Selatan Monas atau seberang Gedung Danareksa, Taman Pandang Silang Monas.
Polda Metro Jaya mengimbau peserta penyampaian pendapat agar menjaga ketertiban, mengikuti arahan petugas, serta menghormati hak masyarakat lain yang menggunakan ruang publik.
Masyarakat juga diminta tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. “Polri memberikan pelayanan kepada masyarakat yang menyampaikan aspirasi sekaligus memastikan aktivitas publik tetap berjalan aman dan nyaman. Mari bersama-sama menjaga ruang demokrasi dengan tertib, damai, dan saling menghormati,” imbuh Budi Hermanto.
Demonstrasi hari ini dimotori Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB). Mereka akan menyuarakan aspirasi di depan Gedung DPR hari ini. Adapun tuntutannya yakni, sahkan RUU Perampasan Aset dan hukum mati koruptor.(dan)
