Gelar Olimpiade Sains Disporseni 2026, UT Manfaatkan Teknologi Digital Pertemukan Mahasiswa Berprestasi
VISIONESIA.COM - Diskusi Ilmiah, Pekan Olahraga, dan Seni (Disporseni) Nasional Universitas Terbuka (UT) mendorong tumbuhnya minat generasi muda terhadap riset dan teknologi.
Pernyataan tersebut diungkapkan Koordinator Lomba Olimpiade Sains Disporseni Nasional UT 2026 Made Diyah Putri Martinasari dalam keterangan, Sabtu (5/9/2026).
Ia menuturkan, Olimpiade Sains dalam rangkaian Disporseni Nasional 2026 menjadi wadah bagi mahasiswa dari berbagai daerah untuk mengasah kemampuan analitis dan berpikir kritis sekaligus berkompetisi dalam atmosfer akademik yang sehat.
Menurutnya, sebagai perguruan tinggi yang menerapkan sistem pendidikan jarak jauh, UT memanfaatkan teknologi digital untuk mempertemukan mahasiswa berprestasi dari berbagai penjuru Indonesia.
"Babak final Olimpiade Sains disiarkan secara daring (YouTube UT,red), tujuannya untuk memberikan kesempatan kepada publik menyaksikan kemampuan peserta dalam menyelesaikan berbagai tantangan yang menguji daya analisis dan berpikir kritis," terangnya.
Ia mengungkapkan, kualitas penilaian dalam kompetisi turut dijaga melalui keterlibatan dewan juri dari berbagai perguruan tinggi ternama. Para juri terdiri atas akademisi, praktisi, dan pakar sains yang memastikan proses evaluasi berjalan independen, objektif, serta memenuhi standar kompetisi ilmiah.
"Secara keseluruhan, pelaksanaan Lomba Olimpiade Sains berlangsung dengan tertib dan lancar," katanya.
"Salah satu hal yang paling berkesan bagi kami adalah melihat semangat peserta dalam mengikuti kompetisi, dukungan para pendamping, serta kerja sama dari UT Daerah dalam kegiatan ini," ujar Diyah.
Diketahui, pada kategori Biologi, juara pertama diraih Novenia Bunga Firantika dan Mohamad Rizal Efendi dari UT Malang. Juara kedua ditempati Farah Nadiva Nasalitha Salsabhila dan Puji Alyatul Hikmah dari UT Surabaya. Juara ketiga diraih Alya Mukhbita dan Siti Kirania Utami dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Lampung. Juara harapan diraih Radiva Mullya Annisa dan Vania dari UT Pekanbaru.
Untuk kategori Fisika, Ahmad Yakub dan Eli Nurlaeli dari UT Jakarta menjadi juara pertama. Fitri dan Yudi Rahman dari UT Banjarmasin meraih juara kedua, sedangkan Gina Bunga Kansa dan Lasmira Firdayanti dari UT Pekanbaru menjadi juara ketiga. Juara harapan diraih Faddeleri Daffa Harkinandewara, Askhal Ilham, dan Zaenal Arief dari UT Surakarta.
Pada kategori Kimia, Aleandro dan Muthia Salamah dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) meraih juara pertama. Juara kedua diraih Feby Herdalia Sunandar dan Nabila Marotussita yang juga berasal dari UPI. Sementara juara ketiga diraih Syahpitriani dan Putri Rizky Rahmadani Simatupang dari UT Medan.
Sedangkan kategori Matematika, juara pertama diraih Muhammad Faisal dan Syahladuni Sipahutar dari UT Medan. Juara kedua ditempati Afif Ramadhan dan Akbar Fauzi dari UT Pekanbaru, sementara Jovan Anthony Herman dan Rabia dari UT Palu meraih juara ketiga. Juara harapan diraih Ai Antiri dan Akhmad Hariri dari UT Bandung.(dar)
