Selasa, 25 Agt 2026 NasionalInternasionalEkonomi & BisnisMegapolitanGaya Hidup
Beranda › Megapolitan
Megapolitan

Usut Kematian Mencurigakan Sutrimo, Polisi Periksa 27 Saksi dan Tunggu Hasil Forensik

✍️ Admin 🕒 25 Aug 2026 👁️ 0x dibaca
VISIONESIA.COM - Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya belum bisa mengungkap misteri kematian Sutrimo, pria yang ditemukan meninggal dunia di depan klinik kecantikan Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Sebab, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik.  “Belum. Masih menunggu hasil laboratorium forensik. Kita masih nunggu hasil dari laboratorium forensik,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto di Jakarta, Selasa (25/8/2026).  Ia belum bisa memastikan
VISIONESIA.COM - Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya belum bisa mengungkap misteri kematian Sutrimo, pria yang ditemukan meninggal dunia di depan klinik kecantikan Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Sebab, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik. “Belum. Masih menunggu hasil laboratorium forensik. Kita masih nunggu hasil dari laboratorium forensik,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto di Jakarta, Selasa (25/8/2026). Ia belum bisa memastikan Foto: Istimewa

VISIONESIA.COM - Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya belum bisa mengungkap misteri kematian Sutrimo, pria yang ditemukan meninggal dunia di depan klinik kecantikan Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Sebab, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik.

“Belum. Masih menunggu hasil laboratorium forensik. Kita masih nunggu hasil dari laboratorium forensik,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto di Jakarta, Selasa (25/8/2026).

Ia belum bisa memastikan hasil pemeriksaan tersebut. Meski demikian, hasilnya diperkirakan keluar pekan ini.

“Kemungkinan kita menerima hasil di minggu ini dari dokter forensik. ini masih dikomunikasikan dari penyidik,” ujar Budi Hermanto.

Penyidik terus melakukan penyidikan untuk mengungkap penyebab kematian yang bersangkutan. Saat ini, puluhan saksi telah diperiksa.

“Tetapi yang pasti sampai detik ini dalam proses penyidikan ada 27 saksi yang diperiksa,” ucap Budi Hermanto.

Tim kedokteran forensik belum dapat menyimpulkan hasil ekshumasi dan autopsi korban. Ketua Persatuan Dokter Forensik Medikolegal Indonesia (PDFMI) Brigjen Sumy Hastry Purwanti mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan terhadap sampel jenazah korban.

“Belum selesai hasil pemeriksaaan labnya,” jelas Sumy Hastry terpisah saat dikonfirmasi wartawan melalui gawai, Jakarta, Rabu (19/8/2026).

Sementara itu, tim kedokteran forensik menemukan catatan kesehatan korban semasa hidup. Namun, hal tersebut tidak menjadi penentu penyebab kematian. “Data riwayat sakit ya ,sakit diabet mellitus (kencing manis) dan jantung,” tutur Sumy Hastry.

Sutrimo diketahui sebagai Kepala Rumah Tangga (Karumga) atau penjaga rumah mantan Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah, dia ditemukan meninggal dunia secara mencurigakan pada 23 Juli 2026 di Jakarta.(dar)

A
AdminEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update