Jumat, 14 Agt 2026 NasionalInternasionalEkonomi & BisnisMegapolitanGaya Hidup
Beranda › Megapolitan
Megapolitan

8.095 Personel Gabungan Dikerahkan Khusus Amankan Kawasan Senayan Hari Ini

✍️ Admin 🕒 14 Aug 2026 👁️ 3x dibaca
Ribuan personel aparat gabungan menggelar apel pengamanan unjuk rasa di wilayah Jakarta Pusat.
Ribuan personel aparat gabungan menggelar apel pengamanan unjuk rasa di wilayah Jakarta Pusat. Foto: Dok Polres Metro Jakarta Pusat

VISIONESIA.COM - Ribuan personel aparat gabungan dikerahkan untuk mengawal sidang tahunan DPR/MPR dan kegiatan masyarakat yang berlangsung di Jakarta pada Jumat (14/8/2026). Pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.

Sejumlah kegiatan tersebut antara lain berlangsung di kawasan Senayan, RI Fest di Gambir, Jambore Nasional Pramuka di Jakarta Timur, serta beberapa aksi penyampaian pendapat di muka umum.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, penempatan personel disesuaikan dengan karakteristik kegiatan, potensi kerawanan, serta kebutuhan pengamanan di setiap lokasi.w2

“Polda Metro Jaya telah menyiapkan personel untuk memberikan pelayanan dan pengamanan. Seluruh personel diarahkan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis agar kegiatan masyarakat dapat berlangsung dengan aman dan tertib,” kata Budi dalam keterangannya, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Khusus untuk pengamanan kegiatan di kawasan Senayan, disiapkan 8.095 personel gabungan. Kekuatan tersebut terdiri atas 800 personel Mabes Polri, 4.230 personel Polda Metro Jaya, 1.163 personel polres jajaran, 1.850 personel TNI, serta 52 personel Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan pemadam kebakaran.

Pengamanan dilaksanakan secara berlapis dengan mengedepankan langkah preemtif dan preventif. Personel yang terlibat dalam pengamanan juga telah diarahkan untuk tidak membawa senjata api.

Sementara itu, pengaturan dan rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional dengan mempertimbangkan perkembangan arus kendaraan. Pengalihan arus hanya dilakukan apabila diperlukan untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.

“Masyarakat yang akan beraktivitas di sekitar Senayan, Jalan Gatot Subroto, Palmerah, dan kawasan DPR/MPR RI kami imbau memperhitungkan waktu perjalanan serta mengikuti arahan petugas apabila terjadi peningkatan kepadatan,” ujar Budi Hermanto.(dar)

A
AdminEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update