Jokowi Dijadwalkan Jadi Saksi Sidang Ijazah Palsu, Seribu Lebih Aparat Dikerahkan ke PN Jaktim
VISIONESIA.COM - Seribuan personel aparat gabungan dikerahkan untuk mengamankan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur jelang sidang dugaan ijazah palsu yang dijadwalkan menghadirkan Presiden ke-7 RI Joko Widodo sebagai saksi, Kamis (5/11/2026).
Kapolsek Cakung Kompol Tri Andre Putra mengatakan, aparat gabungan yang diterjunkan berasal dari unsur TNI/Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
“Aparat gabungan TNI, Polri dan Satpol PP sekitar kurang lebih 1.200 personel,” kata Putra saat dikonfirmasi wartawan, Jakarta, Kamis (5/11/2026).
Di samping itu, polisi akan melakukan rekayasa arus lalu lintas di sekitar Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jalan DR. Sumarno, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur.
Polisi mengalihkan pengendara ke Jalan Komarudin, Cakung, Jakarta Timur, kemudian di ujung jalan sebelum minimarket pengendara harus putar balik melewati pinggir Tol dan perumahan Eramas.
“Setelah sampai di ujung jalan sebelum kolong jembatan Wali Kota (Jaktim), maka kendaraan warga yang akan ke (perumahan) Eramas boleh lawan arus dan nantinya petugas lalu lintas yang mengarahkan,” tutur Putra.
Sementara itu, arus lalu lintas dari arah flyover Pondok Kopi menuju PN Jakarta Timur dialihkan ke Jalan Komarudin. Setibanya di Jalan Komarudin, pengendara nantinya dapat kembali melintas di Jalan Raya Penggilingan.
Sidang perkara dugaan pencemaran nama baik dan tudingan ijazah palsu bakal mulai pukul 09.00 WIB, dengan terdakwa Roy Suryo dan dr. Tifa di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur hari ini merupakan sidang lanjutan, dengan agenda pemeriksaan saksi. Jokowi sapaan karib Joko Widodo dijadwalkan hadir untuk memberikan kesaksian.(dar)
