Kamis, 05 Nov 2026 NasionalInternasionalEkonomi & BisnisMegapolitanGaya Hidup
Beranda › Megapolitan
Megapolitan

Kemenag Serahkan Bantuan Toa Baru untuk Masjid Al-Falah Ciputat Pasca-Insiden Penembakan

✍️ Admin 🕒 05 Nov 2026 👁️ 2x dibaca
Ilustrasi toa masjid.
Ilustrasi toa masjid. Foto: Dokumen VISIONESIA\

VISIONESIA.COM - Dugaan aksi penembakan yang merusak sejumlah pengeras suara (toa) Masjid Al-Falah di Kawasan Sawah Lama, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), mendapat perhatian Kementerian Agama (Kemenag). Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar, turun langsung menyerahkan bantuan pengeras suara baru untuk masjid tersebut.

Bantuan toa ini diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap pengurus masjid dan masyarakat sekitar yang terdampak insiden tersebut. Kehadiran Gugun sekaligus menjadi pesan bahwa negara tidak boleh abai ketika masyarakat menghadapi persoalan dalam menjalankan aktivitas keagamaannya.

Saat menyerahkan toa masjid, Gugun mengatakan, kehadiran negara tidak cukup hanya diwujudkan melalui aturan dan kebijakan. Lebih dari itu, negara harus memberikan perhatian serta pelayanan nyata yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Negara harus hadir menjaga semua umat. Setiap warga negara berhak menjalankan ibadah dengan aman, tenang, dan bermartabat. Komitmen perlindungan dan pelayanan keagamaan harus berlaku bagi semua, tanpa membedakan agama maupun keyakinan,” ujar Gugun, Kamis (5/11/2026).

Dia juga mengingatkan agar insiden tersebut tidak memicu persoalan baru yang berpotensi mengganggu kerukunan antarwarga. Menurutnya, hubungan baik yang selama ini terjalin di tengah masyarakat harus tetap dijaga.

Ia meminta masyarakat tidak terburu-buru mengambil kesimpulan maupun menyebarkan informasi yang belum terbukti kebenarannya. Dia mengajak semua pihak memberikan kesempatan kepada aparat penegak hukum untuk mengusut kejadian tersebut.

“Jangan sampai peristiwa ini merusak hubungan baik yang selama ini telah dibangun masyarakat. Kita harus menahan diri dari spekulasi, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, dan memberikan ruang kepada aparat penegak hukum untuk mengungkap peristiwa ini secara objektif,” tegasnya.

Dia juga mendukung kepolisian melakukan penyelidikan secara transparan dan profesional. Dengan begitu, kronologi kejadian hingga pihak yang bertanggung jawab dapat terungkap berdasarkan fakta dan bukti yang ada.

Lebih lanjut, Gugun menegaskan bahwa perlindungan negara terhadap kehidupan beragama tidak boleh hanya diberikan kepada kelompok tertentu. Seluruh umat beragama memiliki hak yang sama untuk memperoleh rasa aman dan pelayanan keagamaan.

“Menjaga umat berarti menjaga seluruh umat beragama. Negara harus memastikan bahwa setiap orang mendapatkan hak yang sama untuk beribadah, memperoleh pelayanan keagamaan, dan hidup berdampingan dalam suasana yang aman serta saling menghormati,” ujarnya.(dar)

A
AdminEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update