Kamis, 05 Nov 2026 NasionalInternasionalEkonomi & BisnisMegapolitanGaya Hidup
Beranda › Nasional
Nasional

Rektor UIN Sunan Kalijaga: OASE III Wadah Pertukaran Gagasan dan Integrasi Agama-Sains

✍️ Admin 🕒 05 Nov 2026 👁️ 4x dibaca
Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof. Noorhaidi Hasan.
Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof. Noorhaidi Hasan. Foto: Dokumen UIN

VISIONESIA.COM - Ajang Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) 2026 dan Kuliah Kerja Nyata Nusantara (KKNN) bukan sekadar ajang kompetisi untuk mencari juara, melainkan wadah pertukaran gagasan dan pengembangan talenta mahasiswa PTKIN.

Pernyataan tersebut diungkapkan Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof. Noorhaidi Hasan saat pembukaan OASE III Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) 2026, Rabu (4/11/2026).

“Sains membantu kita memahami alam, riset menghasilkan pengetahuan baru, sementara agama memberikan landasan etis dan spiritual tentang makna kehidupan,” ungkap Noorhaidi.

“Di sinilah relevansi paradigma integrasi interkoneksi keilmuan yang dikembangkan di UIN Sunan Kalijaga,” sambung Noorhaidi.

Diketahui, OASE PTKIN merupakan ajang kompetisi ilmiah nasional bergengsi bagi mahasiswa perguruan tinggi keagamaan Islam di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag). Ajang ini dirancang untuk menguji sekaligus mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam bidang sains terapan, riset inovatif, teknologi, hingga pendalaman ilmu keagamaan.

Melalui OASE, Kemenag mendorong lahirnya generasi muda PTKIN yang tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga unggul dalam sains modern guna menjawab tantangan zaman dan mendukung desain besar manajemen talenta nasional.

Sebelumnya, Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Islam (Pendis, Kemenag RI Prof. Amien Suyitno menerangkan, perjalanan OASE dimulai sejak 2021 di Aceh, berlanjut ke Jakarta pada 2023, dan kini diselenggarakan di Yogyakarta.

Ia juga menyoroti prestasi UIN Sunan Kalijaga yang berhasil menempati peringkat terhormat dalam pemeringkatan internasional Times Higher Education World University Ranking 2026.

“Hari ini, UIN Sunan Kalijaga berada di atas UGM dalam pemeringkatan THE WUR 2026. Ini membuktikan insan PTKIN tidak boleh minder. OASE mencita-citakan lahirnya Ibnu Sina baru dan Ibnu Rusyd baru seorang hafiz yang sekaligus saintis ulung,” ungkapnya.

Saat membuka OASE PTKIN 2026, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengingatkan kembali pentingnya meneladani sejarah kejayaan Islam (Golden Age of Islam). Di mana para ilmuwan Muslim seperti Al-Khawarizmi, Ibnu Sina, dan Ibnu Haitam berhasil memimpin peradaban dunia melalui ilmu pengetahuan dan sains.

“Kalau kita ingin merebut masa jaya itu kembali, tidak ada cara lain, kuasai ilmu pengetahuan dan sains. Namun, ilmu pengetahuan yang canggih harus tetap dibimbing oleh nilai agama, agar teknologi tidak membawa dampak destruktif bagi kemanusiaan,” ujarnya.(dar)

A
AdminEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update