Apresiasi Kebijakan Pemerintah, Ahmad Heryawan Dorong Kepastian Status dan Kesejahteraan Guru PPPK
VISIONESIA.COM - Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI sekaligus Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PKS, Ahmad Heryawan, mengapresiasi kebijakan pemerintah yang membuka peluang bagi guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu untuk diangkat menjadi PPPK penuh waktu.
Selain itu, ia mendukung adanya kesempatan bagi guru PPPK penuh waktu untuk berproses menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) sesuai kebutuhan nasional dan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Menurut Aher, sapaan Ahmad Heryawan, kebijakan tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik sekaligus memperkuat kualitas pendidikan nasional.
“Guru adalah ujung tombak pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Karena itu, negara perlu memberikan penghargaan yang layak atas pengabdian mereka. Kebijakan ini merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada para guru yang selama ini telah bekerja keras mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujar Aher, Rabu (19/8/2026).
Mantan Gubernur Jawa Barat dua periode itu menilai, pengangkatan guru PPPK paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu dapat memberikan kepastian penghasilan, perlindungan kerja, serta ruang pengembangan karier yang lebih baik.
Di sisi lain, peluang bagi guru PPPK penuh waktu untuk berproses menjadi PNS dinilai dapat menjadi motivasi tambahan bagi para pendidik untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme.
Namun, Aher mengingatkan agar seluruh proses pengangkatan dan peningkatan status dilakukan secara objektif, transparan, serta berbasis sistem merit. Menurutnya, kinerja, kompetensi, masa pengabdian, dan kebutuhan formasi harus menjadi pertimbangan utama dalam setiap tahapan.
“Pendidikan yang berkualitas hanya dapat diwujudkan apabila para guru memperoleh kepastian status, kesejahteraan yang memadai, dan kesempatan berkembang secara profesional. Karena itu, kebijakan ini patut diapresiasi dan didukung bersama,” tegasnya.
Aher juga mendorong pemerintah memastikan setiap guru yang memperoleh peningkatan status benar-benar memenuhi kualifikasi serta memiliki rekam jejak pengabdian yang baik. Dengan demikian, peningkatan kesejahteraan dan kepastian karier guru dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pendidikan.
Lebih lanjut, Anggota DPR RI periode 2024-2029 dari daerah pemilihan Jawa Barat II itu meminta pemerintah pusat dan daerah menyusun perencanaan kebutuhan guru secara lebih akurat.
Menurutnya, pemerataan distribusi guru dan pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik di berbagai daerah masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu segera diselesaikan, khususnya di wilayah terpencil, terluar, dan tertinggal.
Ia berharap kebijakan peningkatan status guru tersebut dapat menjadi momentum untuk memperkuat profesi guru sebagai profesi yang bermartabat dan dihormati.
“Investasi terbaik bagi masa depan bangsa adalah investasi pada pendidikan dan kualitas guru. Peningkatan status guru harus menjadi bagian dari strategi besar pembangunan pendidikan nasional,” kata Aher.
Ia menambahkan, pemerintah tidak hanya perlu memberikan kepastian karier kepada guru, tetapi juga memastikan pemerataan tenaga pendidik hingga ke berbagai pelosok Indonesia.
“Apabila guru sejahtera, profesional, dan memiliki kepastian karier, maka proses pembelajaran akan semakin berkualitas. Pada akhirnya, yang diuntungkan adalah peserta didik dan masa depan Indonesia. Karena itu, kami mendukung penuh langkah pemerintah dalam memberikan kepastian dan jenjang karier yang lebih baik bagi para guru,” pungkasnya.(dar)
