Tim Hans Kelsen Unsri Sabet Juara Lomba Debat Hukum Disporseni UT 2026
VISIONESIA.COM - Tim Hans Kelsen dari Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya (Unsri) berhasil meraih juara dalam Lomba Debat Hukum yang digelar dalam rangkaian Dies Natalis, Pekan Olahraga, dan Seni (Disporseni) Universitas Terbuka (UT) 2026.
Wakil Rektor Bidang Sistem Informasi dan Kemahasiswaan, UT Prof. Paken Pandiangan mengatakan, kompetisi Lomba Debat Hukum diikuti mahasiswa Program Studi (Prodi) Ilmu Hukum Universitas Terbuka dari berbagai daerah serta mahasiswa fakultas hukum dari sejumlah perguruan tinggi mitra.
“Ajang Lomba Debat Hukum ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, menyusun argumentasi, dan meningkatkan kompetensi di bidang hukum,” ujar Paken dalam keterangan, Rabu (19/8/2026).
Ia menuturkan, lomba debat tahun ini berlangsung melalui beberapa tahapan seleksi. Pada tahap awal, setiap tim diwajibkan mengirimkan video debat untuk dinilai oleh dewan juri.
“Dari 17 tim yang mendaftar, sebanyak delapan tim terbaik berhak melaju ke babak 8 besar,” katanya.
“Babak 8 besar dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom pada 21 Juli 2026,” imbuhnya.
Pada tahap tersebut, masih ujar dia, para peserta beradu argumentasi secara langsung di hadapan dewan juri untuk memperebutkan tiket menuju semifinal. Kompetisi kemudian berlanjut ke babak semifinal dan final yang digelar secara luring pada 4 Agustus 2026.
“Perubahan format dari daring ke luring pada babak akhir dilakukan untuk menghadirkan suasana kompetisi yang lebih kompetitif,” katanya.
Ia menambahkan, pada babak final mempertemukan Tim Montesquieu yang berasal dari mahasiswa Ilmu Hukum UT UPBJJ Mataram dan Tim Hans Kelsen dari Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya.
“Kedua tim menampilkan argumentasi hukum yang kuat serta strategi debat yang matang di hadapan dewan juri. Setelah melalui proses penilaian yang ketat, Tim Hans Kelsen berhasil keluar sebagai juara,” ungkapnya.
Diketahui, selain meraih gelar juara pertama, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya, Rahma Nurhaliza Putri, juga dinobatkan sebagai pembicara terbaik atau best speaker.
Sementara itu, posisi juara kedua diraih Tim Montesquieu dari mahasiswa Ilmu Hukum UT Mataram, sedangkan peringkat ketiga ditempati Tim Jeremy Bentham dari mahasiswa Ilmu Hukum UT Surakarta.(nas)
