Kamis, 05 Nov 2026 NasionalInternasionalEkonomi & BisnisMegapolitanGaya Hidup
Beranda › Ekonomi & Bisnis
Ekonomi & Bisnis

Ikut ADIPEC 2026 di Abu Dhabi, Pertamina Hulu Energi Perkuat Jejaring Industri Energi Global

✍️ Admin 🕒 05 Nov 2026 👁️ 2x dibaca
PT Pertamina Hulu Energi (PHE) berpartisipasi dalam Abu Dhabi International Petroleum Exhibition and Conference (ADIPEC) 2026 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, pada 2-5 November 2026.
PT Pertamina Hulu Energi (PHE) berpartisipasi dalam Abu Dhabi International Petroleum Exhibition and Conference (ADIPEC) 2026 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, pada 2-5 November 2026. Foto: Dokumen PHE

VISIONESIA.COM - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) terus memperkuat strategi bisnis hulu minyak dan gas bumi (migas) guna mendukung ketahanan energi nasional sekaligus meningkatkan daya saing di tengah dinamika industri energi global. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui partisipasi PHE dalam Abu Dhabi International Petroleum Exhibition and Conference (ADIPEC) 2026 di Abu Dhabi National Exhibition Centre (ADNEC), Uni Emirat Arab, pada 2-5 November 2026.

Dalam ajang energi internasional tersebut, PHE menjadi salah satu delegasi yang berpartisipasi di anjungan Indonesia Pavilion. Kehadiran ini menjadi momentum bagi PHE untuk memperluas jejaring kerja sama, bertukar pengetahuan, serta menjajaki peluang kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan industri energi dunia.

ADIPEC 2026 merupakan forum strategis yang mempertemukan pemerintah, investor, pemimpin industri, perusahaan energi, hingga inovator dari berbagai negara. Tahun ini, pembahasan difokuskan pada upaya memobilisasi investasi, memperkuat portofolio energi, serta mempercepat pemanfaatan teknologi untuk menjaga keandalan pasokan energi dan meningkatkan kinerja operasional.

Sebagai Subholding Upstream Pertamina, PHE terus memperkuat fundamental bisnis melalui peningkatan produksi dan cadangan migas, optimalisasi aset, pemanfaatan teknologi dan inovasi, serta penerapan operational excellence. Strategi tersebut menjadi bagian penting dalam menghadapi tantangan industri hulu migas yang semakin kompleks sekaligus menjaga keberlanjutan bisnis perusahaan.

Corporate Secretary PT Pertamina Hulu Energi, Hermansyah Y Nasroen, mengatakan perusahaan berkomitmen meningkatkan kinerja operasional dan memperkuat daya saing bisnis melalui berbagai langkah strategis.

“Kami berkomitmen untuk terus memperkuat fundamental bisnis melalui peningkatan produksi dan cadangan, optimalisasi aset, pemanfaatan teknologi dan inovasi, serta operational excellence. Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah pengembangan bisnis tidak hanya memberikan kontribusi terhadap ketahanan energi nasional, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar Hermansyah, Kamis (5/11/2026).

Menurutnya, penguatan fundamental bisnis hulu migas perlu diiringi dengan kolaborasi dan pemanfaatan teknologi agar perusahaan mampu beradaptasi dengan perkembangan industri energi global. Melalui forum internasional seperti ADIPEC, PHE juga berupaya memperluas peluang sinergi dengan mitra strategis untuk mendorong pengembangan bisnis yang kompetitif dan berkelanjutan.

ADIPEC 2026 yang mengusung tema “Where Energy Opportunity Takes Shape” menjadi salah satu ajang pertemuan terbesar industri energi dunia. Kegiatan ini diikuti lebih dari 239 ribu pengunjung, 2.250 eksibitor, 54 perusahaan energi nasional dan internasional, serta 1.800 pembicara.

Forum tersebut menjadi wadah bagi para pelaku industri untuk bertukar informasi, menjalin kemitraan, membahas praktik terbaik, serta mengeksplorasi berbagai solusi dan strategi dalam membentuk masa depan sektor energi.

PHE memandang kolaborasi internasional dan pertukaran pengetahuan sebagai elemen penting dalam memperkuat ketahanan energi. Melalui sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, perusahaan berupaya membangun industri hulu migas yang tangguh, inovatif, adaptif, dan memiliki daya saing global.

Di sisi lain, PHE juga terus mendorong investasi dalam pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas yang berkelanjutan dengan menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan dalam setiap kegiatan operasional.

PHE turut memperkuat budaya integritas melalui penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG), budaya kepatuhan, serta upaya pencegahan kecurangan atau fraud. Langkah ini dilakukan untuk menciptakan lingkungan kerja yang profesional, transparan, dan beretika.

Melalui partisipasi di ADIPEC 2026 dan penguatan strategi bisnis secara berkelanjutan, PHE menegaskan komitmennya untuk terus menjadi salah satu pilar utama ketahanan energi nasional sekaligus meningkatkan kontribusi Indonesia dalam industri energi global.(dar)

A
AdminEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update