Jumat, 06 Nov 2026 NasionalInternasionalEkonomi & BisnisMegapolitanGaya Hidup
Beranda › Daerah
Daerah

Kementerian UMKM Alokasikan Rp2,6 Miliar untuk Pemulihan Usaha Terdampak Bencana di Aceh

✍️ Admin 🕒 05 Nov 2026 👁️ 4x dibaca
Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM Temmy Satya Permana (kanan) dalam Rapat Koordinasi Penyaluran Bantuan Sarana dan Prasarana Produksi yang digelar secara daring, Rabu (4/11/2026).
Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM Temmy Satya Permana (kanan) dalam Rapat Koordinasi Penyaluran Bantuan Sarana dan Prasarana Produksi yang digelar secara daring, Rabu (4/11/2026). Foto: Dokumen Kementerian UMKM

VISIONESIA.COM - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mempercepat pemulihan usaha mikro dan kecil yang terdampak bencana di Aceh dengan menyalurkan bantuan sarana dan prasarana produksi. Langkah ini dilakukan agar para pengusaha mikro dapat kembali beroperasi dan memulihkan kegiatan ekonomi masyarakat.

Bantuan tersebut diharapkan mampu mengembalikan kapasitas produksi UMKM sekaligus membantu para pengusaha bangkit setelah bencana. Dengan demikian, roda perekonomian masyarakat setempat dapat kembali bergerak secara bertahap.

Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM Temmy Satya Permana menegaskan, pemulihan tidak boleh berhenti pada perbaikan infrastruktur yang rusak. Menurutnya, keberlangsungan aktivitas usaha, pemulihan kapasitas produksi, serta penguatan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana harus menjadi bagian penting dari upaya pemulihan UMKM.

“Pada tahun 2026, mengacu pada dokumen Rencana Induk Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Kementerian UMKM melalui Deputi Bidang Usaha Kecil menganggarkan Rp2,6 miliar untuk pemulihan UMKM terdampak bencana di Aceh melalui bantuan sarana dan prasarana produksi,” kata Temmy dalam Rapat Koordinasi Penyaluran Bantuan Sarana dan Prasarana Produksi yang digelar secara daring, Rabu (4/11/2026).

Temmy menjelaskan, bantuan tersebut mencakup enam unit mesin distilasi yang dialokasikan untuk Kabupaten Aceh Besar sebanyak satu unit, Aceh Tamiang dua unit, Aceh Utara satu unit, Aceh Selatan satu unit, dan Gayo Lues satu unit.

Selain itu, Kementerian UMKM menyalurkan lima unit mesin pembuatan bata ringan, masing-masing tiga unit untuk Kabupaten Aceh Tamiang dan dua unit untuk Aceh Utara. Bantuan lainnya berupa revitalisasi satu unit Rumah Produksi Bersama komoditas nilam di Kabupaten Aceh Tamiang.

“Bantuan ini didasarkan pada hasil pemetaan kebutuhan bersama dinas yang membidangi UMKM di Provinsi Aceh. Kami mengharapkan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan bantuan tidak berhenti pada serah terima, tetapi berlanjut pada keberlangsungan usaha dan dampak ekonomi bagi penerima manfaat,” jelas Temmy.

Ia menegaskan, seluruh tahapan penyaluran bantuan dilaksanakan sesuai ketentuan, mulai dari pengusulan, verifikasi, penetapan penerima, pengadaan barang dan jasa, hingga penyaluran melalui mekanisme hibah.

Untuk memastikan bantuan dimanfaatkan secara optimal, Temmy mengingatkan pemerintah daerah agar memperhatikan sejumlah aspek, antara lain kesesuaian bantuan dengan kebutuhan produksi, kesiapan lokasi dan fasilitas operasional, ketersediaan sumber daya manusia, serta dukungan utilitas seperti listrik, air, dan jaringan telekomunikasi.

Pemerintah daerah juga diharapkan memastikan kesiapan biaya operasional dan pemeliharaan, kelengkapan dokumen hibah, serta pertanggungjawaban pemanfaatan bantuan melalui pelaporan kepada Kementerian UMKM.

Selain bantuan sarana dan prasarana produksi, Kementerian UMKM turut memfasilitasi tenaga pendamping di setiap Klinik UMKM. Para pendamping diharapkan dapat memberikan layanan konsultasi terkait produksi, pembiayaan, dan pemasaran, sekaligus meningkatkan sinergi serta koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah.

“Mari kita pastikan bahwa bantuan ini tidak berhenti pada penyerahan barang atau penyelesaian pekerjaan pembangunan, tetapi benar-benar menjadi bagian dari upaya pemulihan ekonomi masyarakat Aceh. Dengan demikian, UMKM dapat kembali berproduksi, bertransaksi, produktivitas meningkat, dan perekonomian daerah dapat bangkit lebih kuat,” tambah Temmy.(dar)

A
AdminEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update