Pramono Anung Imbau ASN DKI Jakarta Tidak Unggah Konten Non-Kedinasan demi Profesionalisme
VISIONESIA.COM - Gubernur Pramono Anung mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta untuk tidak mengunggah konten di luar urusan kedinasan ke media sosial guna menjaga kondusivitas lingkungan kerja.
“Tidak bisa kemudian seenaknya atau sesukanya mem-posting di media sosial hal-hal yang berkaitan bukan tugas utamanya,” kata Pramono usai mengambil sumpah pengangkatan 3.418 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Jakarta, dikutip Kamis (5/11/2026).
Langkah itu diambil untuk merawat profesionalitas kerja, sekaligus mengingatkan ASN agar tetap bijak dan beretika saat menyuarakan pendapat di ruang digital.
“Sehingga dengan demikian, tanpa mengurangi hak demokrasi yang dimiliki oleh ASN Jakarta, selama mereka bertugas tentunya mereka harus bekerja secara profesional,” ujar Pramono.
Para CPNS tersebut telah menyelesaikan masa percobaan dan mengikuti Pelatihan Dasar (Latsar) untuk memperkuat kompetensi serta pemahaman nilai-nilai dasar ASN.
Ia mengingatkan, pengangkatan tersebut bukan sekadar pencapaian, melainkan juga bentuk kepercayaan dan komitmen yang harus dijaga dalam perjalanan pengabdian sebagai ASN.
“Jadi bagi ASN, selama dua tahun mereka kan sebenarnya sambil bekerja dan juga mengikuti pelatihan yang ada. Begitu mereka menjadi ASN, mereka ada tanggung jawab dan kewajibannya,” jelas Pramono.
Ia juga berpesan agar para ASN dapat mengembangkan karier dengan baik dan terus meningkatkan kapasitas diri. Profesionalisme perlu berjalan beriringan dengan kebahagiaan dalam bekerja.
“Secara khusus, dalam kesempatan ini saya berharap Saudara-saudara sekalian dapat berkarier dengan baik, mencapai karier tertinggi. Yang paling penting adalah bekerjalah dengan rasa bahagia,” imbuhnya.(dar)
